Oni: raksasa dalam folklor Jepang
Pahami oni dalam folklor Jepang dan bagaimana sosok ini memadukan kekuatan, rasa takut, hukuman, batas, dan makna ritual.
Apa itu oni?
Oni adalah salah satu makhluk paling mudah dikenali dalam folklor Jepang: bertanduk, bertaring, berkulit merah, biru, atau hijau, dan membawa gada besi.
Menyebut oni sebagai “iblis” hanya sebagian benar. Mereka juga bisa menjadi raksasa, roh ganas, kekuatan gunung, atau gambaran penyakit dan bencana.
Setsubun dan mengusir kesialan
Dalam Setsubun, oni diusir secara simbolis dengan kacang. Mereka menjadi gambaran nasib buruk, penyakit, dan kotoran yang harus dikeluarkan dari rumah.
Karena itu oni hidup bukan hanya dalam cerita, tetapi juga dalam topeng, ritual, dan ingatan keluarga.
Makna oni
Oni memberi bentuk pada ketakutan dari luar. Momotaro menghadapi mereka bukan sendirian, melainkan bersama sekutu yang ia bangun melalui kepercayaan.
Kemenangan itu berbicara tentang keberanian yang lahir dari berbagi, kerja sama, dan kesetiaan.
Setsubun, topeng, dan pengusiran buruk
Dalam Setsubun, “Oni wa soto, fuku wa uchi” mengusir oni agar keberuntungan masuk. Oni bukan hanya penjahat, tetapi wadah rasa takut, penyakit, dan kekacauan yang memungkinkan pemurnian.
Tanduk, warna, dan tubuh berlebihan
Tanduk, taring, kulit merah, biru, atau hijau, serta gada besi membuat kelebihan terlihat jelas. Mengalahkan oni berarti mengembalikan ukuran yang layak huni bagi desa.
Indeks istilah Jepang
Oni
Makhluk kuat dalam folklor Jepang. Dalam Momotaro, oni mewakili bahaya luar, kekuatan kasar, dan ketakutan di luar desa manusia.
Kanabo
Gada besi yang sering dibawa oni, lambang kekuatan yang sulit ditandingi.
Onigashima
Pulau Oni, tujuan perjalanan Momotaro bersama para sahabatnya.
Setsubun
Ritual musiman untuk mengusir oni dengan kacang dan mengundang keberuntungan.
Baca juga

Pulau Oni adalah tempat Momotaro menyeberangi laut untuk menghadapi ketakutan di luar desa.

Kekuatan delapan kepala yang mengubah teror, sungai, korban, dan kekuasaan menjadi mitos.

Penguasa gunung yang memadukan burung, pertapa, ilmu perang, dan peringatan tentang kesombongan.

Makhluk sungai yang menyatukan humor, bahaya, sopan santun, dan air suci.

Cerita rakyat Jepang tentang Momotaro, si Anak Persik yang berangkat bersama anjing, burung pegar, dan monyet untuk mengalahka...